Tiga Hari Berbagi “Journey to Bandung”


Hari ini kita mulai perjalanan dari kota Jogja melaju ke kota Majenang dengan kecepatan motor rata-rata berkisar 60km/jam, kemudian dilanjutkan ke kota Bandung. Dengan sepeda motor seadanya kita akan menempuh perjalanan sekitar 230 km untuk Jogja-Majenang dan 180 km Majenang-Bandung bukan merupakan perjalanan yang dekat tetapi itulah tekad bulad yang sudah diputuskan. Setibanya di Bandung dengan kondisi yang kelelahan sekali, kita telah disambut dengan kemacetan dan hiruk-pikuk sebuah kota dipagi hari. Untuk menuju tujuan pertama kita “Kawah Putih” dengan bantuan sebuah peta dan rambu-rambu jalan, tidaklah begitu sulit diketahui keberadaa daerah tersebut. Setelah menempuh sekitar 50km dari kota Bandung akhirnya bisa menginjak tanah gunung Patuha ini. Gunung Patuha berada sekitar 2500an meter dari permukaaan laut, berarti sekarang kita berada tidak jauh apa yang telah digambarkan tersebut. Dengan cuaca dingin dengan vegetasi alam khas pegunungan mengelilingi sebuah kawah yang cukup unik diberi nama “Kawah Putih”.

dsc01412

dsc01423  

Selanjutnya kita menuju kawasan PTPN VIII yang merupakan perkebunan milik negara. Kawasan ini merupakan kawasan perkebunan teh dengan areal yang cukup luas sekitar 50-an ha. Disekitar perkebunan ini ada sebuat situ, yaitu situ Patengan. Situ Patengan terletak di area perkebunan Rancabali, Ciwidey, Bandung. Daerah ini masih merupakan kaki gunung patuha dimana terdapatnya Kawah Putih itu. Walaupun dikaki gunung, ketinggian daerah ini sekitar 1600an meter dari permukaan laut. Hamparan hijau perkebunan teh akan menerangkan pengliahatan kita, jika berada di sekitar wilayah ini.

dsc01493

dsc01521

Tujuan berikutnya adalah kota Bandung itu sendiri. Kota dengan julukan kota kembang (kok bukan bunga ya?) merupakan salah satu kota mode di Indonesia dan sering juga dijuluki “Parijs Van Java”, maksud dari slogan itu sendiri saya belum mengerti, dengan predikat tersebut keingintahuan pun sangat terhadap kota satu ini. Dengan bermodal peta kota Bandung, kita mencoba menelusuri jalan demi jalan kota Bandung. Populasi di Bandung mencapai 2.771.138 jiwa orang, dengan densitas 16564/km2 (data 2007), hal yang mungkin terjadi suatu kemacetan disepanjang jalan utama dikota angkot ini. 

 dsc01991

dsc01993

Setelah mengukur “kilometer” di kota Bandung, selanjutnya perencanaan untuk kembali ke jogja. Dalam perjalanan menuju jogja, kawasan wisata yang menjadi asa kami untuk dikunjungi selanjutnya adalah Cipanas Garut. Sesuai dengan namanya Cipanas merupakan objek wisata pemandian air panas yang berasal dari mata panas bumi yang muncul di daerah gunung Guntur. Dikawasan ini banyak sekali dijumpai tempat wisata pemandian air panas, dimulai dari kelas yang bawah hingga kelas menengah-atas. Selain itu banyak juga di jumpai penginapan-penginapan disepanjang jalan menuju pemandian tersebut, kita tinggal pilih mau yang mana.

dsc02005

Masuk kawasan jawa tengah, di sebuah kota kecil gombong, muncul keinginan kami untuk singgah di waduk Sempor. Waduk dengan berjarak 6 km ke utara dari kota gombong merupakan waduk yang sangat berjasa buat kehidupan orang disekitarnya. Sistem irigasi, PLTA, dan PLTD untuk kawasan ini dipusatkan disini. Waduk ini dibentengi dengan punggung-punggung pegunungan yang mengelilingi area ini. (chyp’s) 

 dsc01552

 

 

One response to “Tiga Hari Berbagi “Journey to Bandung”

  1. Bisa kasih komen lo…heeee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s