Tag Archives: piperine

Ekstrak Lada dan Piperine


Ekstrak lada yang dihasilkan dengan menggunakan pelarut tertentu akan mengandung suatu senyawa yang disebut alkaloid. Alkaloid merupakan suatu molekul nitrogenous organic yang memiliki sifat pharmacological effect terhadap manusia serta hewan. Alkaloid merupakan senyawa yang mengandung nitrogen, biasanya merupakan derivat dari asam amino, rasanya pahit, berbentuk kristal putih (kecuali nikotin). Selain itu senyawa alkaloid bersifat basa dan umumnya bereaksi dengan asam membentuk garam yang larut dalam air (www.friedli.com/herbs/phytochem/alkaloids). Alkaloid ditemukan dalam tumbuhan (seperti kentang, lada, tomat, dll), hewan (seperti dalam kulit ikan), dan jamur (www.en.wikipedia.org/wiki/Category:Alkaloids).

Ekstrak biji lada mengandung beberapa senyawa alkaloid, seperti piperine, piperanine, piperidine, piperettine. Mengingat kegunaan suatu senyawa alkaloid yang sangat luas cakupannya, maka diperlukan berbagai pendekatan proses yang memungkinkan untuk diaplikasikan dalam produksi komersial.

Piperine merupakan salah satu senyawa alkaloid yang dapat dijumpai dalam tanaman lada. Dalam biji lada, piperine dapat dimurnikan hingga kemurnian tinggi (hingga 98%b). Dalam biji lada terdapat sebanyak 5%b – 9%b piperine. Rumus molekul dari piperine adalah C17H19NO3 (rumus bangun disajikan pada Gambar 3) dan memiliki melting point 128oC – 132oC (www.web1.caryacademy.org/chemistry). Piperine merupakan trans-trans stereoisomer dari 1-piperoylpiperidine. Piperine juga dikenal sebagai (E, E)-1-piperoylpiperidine dan (E, E)-1-[5-(1, 3-benzodioxol-5-y1)-1-oxo-2, 4-pentdienyl] piperidine (www.pdrhealth.com).

(chyps research)

Advertisements